Text 25 Jun Tradisi di Akhir Tahun Ajaran

Memberi kado pada guru.

Saya sendiri nggak tahu sejak kapan sih tradisi ini berlangsung? Mengingat-ingat jaman sekolah dulu, sekali atau dua kali ibu saya pernah memberi kado akhir tahun ajaran pada guru SD yang mengajar anak-anaknya. Ketika saya menginjak bangku SMP dan SMA, keluarga saya tidak melakukannya lagi. Sedikit teman saya mengatakan mereka mengantarkan langsung kado akhir tahun ajaran ke rumah guru.

Dulu saya sama sekali tidak peduli dengan tradisi ini. Tapi ketika saya beralih profesi menjadi guru, mau tidak mau hal ini terpikirkan juga. Saya memilih untuk tidak berpikir buruk mengenai tradisi yang satu ini, walaupun untuk saya pribadi ini cukup mengganggu. 

Ada rasa terhina ketika saya menerima kado (apalagi dalam ukuran besar), ketika membawanya pulang disertai komentar ‘jahil’ dari beberapa orang, “Wah… panen nih Bu Guru!”.

Saya selalu ingin menjaga hubungan baik dengan para orang tua murid dalam hal kemajuan belajar anak-anak mereka, dan saya yakin para orang tua tidak pernah bermaksud menghina guru anak-anak mereka dengan pemberian-pemberian itu. Tapi saya lebih suka kalau pulang dengan tangan kosong :)

Minggu lalu saya pulang ke Bandung dan menyempatkan diri menengok rumah saya di Tangerang. Di rumah Bandung, saya mendapatkan bungkusan kantung plastik ukuran raksasa berisi belasan tas wanita dan puluhan kertas kado di ruang tengah milik kakak perempuan saya. 

“Itu buat kado ke guru-gurunya Tara.” kata kakakku. Oh No! 

“Soalnya ada guru honorer yang gajinya cuma tiga ratus ribu perbulan.” kata kakakku lagi ketika aku mempertanyakan perlukah memberi kado akhir tahun ke guru. I did not argue anymore. 

Ketika bertemu seorang teman yang juga seorang guru, ia bercerita tentang budaya memberi kado yang malah dipicu oleh kepala sekolahnya. “A big empty box covered with wrapping paper, placed it on the front desk.” Duuhh!

Saya mengucapkan terima kasih kepada semua orang tua murid yang telah memberikan kesempatan bagi saya untuk mengajar anak-anak mereka selama setahun, dan atas pemberian yang mereka pernah berikan. Tapi tanpa mengurangi rasa hormat dan rasa terima kasih kepada mereka, saya lebih suka jika saya tidak menenteng apapun saat perayaan akhir tahun ajaran :)


Design crafted by Prashanth Kamalakanthan. Powered by Tumblr.